linda anita

>Welcome in my blog LINDA ANITA YANG CANTIK UNYU UNYU SILAHKAN BERIKAN SARAN DAN KOMENTAR ANDA....

Selasa, 03 November 2020

PUISI LDR (HUBUNGAN JARAK JAUH)

KISAHKU DALAM PENANTIAN

Selayang Pandang Pelepas Rindu
Kau Tahu Kekasih Hadirmu Ku Tunggu
Pundakmu Adalah Milikku
Hanya Aku Yang Berhak Akan Dirimu
Ceriamu dan Senduku Telah Bersatu

Banyak Janji Kau Ucapakan
Banyak Harapan Yang Ku Gantungkan
Banyak Kisah Kau Titipkan
Banyak Doa Kita Panjatkan
Kehadiranmu Yang Kubutukan Segera

Hari Ini Ku Kembali Beraktivitas
Melalui Jalan Yang Sama Berlalulintas
Menunggumu Tanpa Batas
Kau Tau Dirimu tidaklah Sepintas
Hanya Engkau yang Pantas

Ku Perbaiki Diri Agar Saat Kau Kembali
Kehadiranmu Esok Sendiri Menghampiri
Kita Dapat Memantapkan Hati
Menjalani Kegembiraan Hari ini
Dengan Bangga ku katakan ENGKAU DISINI

Ku Rindukan dirimu Kekasih
Tak Lekang dan Masih
Ku Meminta dengan Fasih
Agar Kau lekas Memilih
Diriku, engkau dan Kasih

Linda Anita
4/11/2020




Minggu, 19 April 2020

SEMANGAT HADAPI RAMADHAN DITENGAH VIRUS (COVID-19)

Hallo world..
curhat yaaaaa...

Memang sudah lama sejak saya menyempatkan waktu menulis dan pada kesempatan hari ini dengan tetap menjaga kesehatan di tengah-tengah virus corona yang kian hari kian banyak perbincangan namun untuk semua diharapkan bisa tetap menjaga kebersihan, kesehatan, jaga jarak dengan orang lain dan tetap optimis badai pasti berlalu dan kita akan baik-baik saja.
Sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan semoga kita selalu diberikan perlindungan rasa aman dan dapat merayakan Hari Raya Idhul Fitri dengan kebersamaan seperti sebelumnya dan diberikan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga tercinta.

Sekarang kalau difikirkan kita rindu masa dimana lebaran dapat mudik walau macet parah, dapat berbagi rezeki dengan memberikan angpauo bagi keponakan walau pendapatan minim, dapat membeli baju baru walau baju lama masih bagus, membersihkan rumah agar banyak tamu dapat berkunjung di hari Raya Idhul Fitri.
Senang rasanya membayangkan dapat berbuka puasa bersama, berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara, mengadakan  buka bersama dengan teman-teman istilahnya  reoni gitu yang katanya bisa menimbulkan benih-benih cinta lama yang belum kelar ciaelaa inget zaman dulu. Namun yang dapat dilakukan sekarang adalah berdoa dan tetap berusaha agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat segera diputuskan mata rantainya dan kita dapat melaksanakan kegiatan seperti  biasa.

Biasanya sangat gembira menyambut bulan suci Ramadhan bulan yang penuh ampunan dan bahagia pula walau hanya memikirkan dapar THR (Tunjangan Hari Raya) yaah walau sekarang entahlah boro-boro THR bahkan pekerjaanpun entah kapan dapat bekerja lagi.
Kadang sering rindu dimanakah gajih 13 dan 14 hehehehe padahal mah boro-boro dapat begituan yakan yang penting tetap berusaha dengan penuh semangat dan dapatkan rezeki yang halal dengan jerih payah walau sedikit kan yang penting cukup.

Dengan tetap menggunakan masker saat bepergian keluar rumah kita juga harus tetap dapat menyaring segala informasi yang dilihat maupun yang didengar karena bukan tidak mungkin ditengah-tengah keadaan yang seperti sekarang ini kita malah membuat suasana semakin kisruh dan panas hanya karena sebuah informasi yang belum pasti kebenarannya. Oleh karena itu bijaklah kita dalam bersosial media, jangan meng-upload konten-konten yang malah akan menyebabkan kepanikan masyarakat bertambah.

Jangan lupa untuk tetap istirahat dan tidak begadang yaaaa... karena penting untuk selalu menjaga kesehatan.






















Minggu, 30 Juni 2019

Bangku Perkuliahan

01/07/2019
LINDA ANITA

Tanggal 28 Juni 2019 kemarin tepatnya hari Sabtu  saya mulai kuliah untuk pertama kalinya lebih tepatnya kuliah perdana di salah satu Sekolah Tinggi yang ada di Pringsewu.
Perasaannya ya begitu menegangkan namun penuh tantangan dan menyenangkan karena punya teman baru,kelas baru,pengalaman baru dan sudah terbayang akan tugas-tugas baru yang akan datang.
Proses perkenalan berjalan dengan lancar dan ternyata ada yang sudah bekerja ada pula yang belum memiliki pekerjaan, karena saya mengambil kelas Eksekutif tentu saja diperuntukan bagi orang-orang yang sudah bekerja,namun tidak masalah bagi yang belum bekerja itu berarti ia sanggup merogoh kocek yang lebih dalam untuk biaya pendidikannya.
   Karena tentu saja biaya untuk kelas regular dan eksekutif berbeda akan tetapi itu tidak membuat mahasiswa yang telah mengambil kelas eksekutif menjadi mundur atau keberatan malah lebih semangat.
Saat perkenalan lalu ternyata banyak diantara kami yang berlatar belakanag dari pekerjaan yang beragam,namun dengan keberagaman itu kami bisa saling melengkapi satu dengan yang lainnya.
Dengan adanya keberagaman dalam pekerjaan kami dapat berbagi pengalaman bahkan pengetahuan jadi lebih menyenangkan dan bermanfaat deeeh.
     Karena dibangku perkuliahan tidak memandang umur itu berarti umur kamipun beragam ada yang sudah menikah adapula yang telah memiliki anak tapi itu semua tidak masalah selagi masih bisa membagi waktu antara keluarga,pekerjaan dan pendidikan dan terpenting sanggup bersosialisasi dengan yang lainnya tanpa harus merasa gengsi ataupun minder,namun tentu saja ada juga diantara kami yang baru lulus tahun ini itu berarti lebih muda dari saya aliasnya brondongggg .....
Dibangku perkuliahan bukan tidak mungin bahwa saya akan mendapat seseorang dari sana tapi juga tidak menuntuk kemungkinan bahwa harus dapat dari sana karena setahu saya banyak diantara mereka yang telah memiliki  pasangan masing--masing ya walapun belum dalam ikatan pernikahan namun kemungkinan besar pada usia saat ini mereka telah memiliki komitmen dalan menjain sebuah hubungan.
     Nasib ya nasib bagi saya si jomblo ya tapi apalah daya Allah SWT memang belum menunjukan tanda-tanda akan hadirnya ia sosok yang Insyaallah akan menjdi iman bagi saya atau mungkin Allah telah sedikit memberi petunjuk namun saya yang kurang peka ....Entahlah untuk saat ini biarkan mengalir apa adanya dulu masalah selanjutnya yaaa akan dihadapi dengan semangat..



Semangat gayyyssss`````

Minggu, 16 Juni 2019

PEMILIK PUNDAK YANG LEBAR ADA DIMANA...?

Apa yang sebenarnya aku ingin tuangkan dalam tulisan kali ini aku sudah tau tapi tetap saja aku tidak berani mengungkapkan apa yang ingin aja karena aku tuliskan.Karena hal pribadi tentu saja.....
Tentang percintaan itu mungkin hahahah maklum masih merasa anak muda
tentang pekerjaan itu mungkin maklum baru meniti karir
Tentang Kehidupan itu juga mungkin bagi usiaku yang baru 20 tahun.

Tapi bukan itu yang terpenting karena pada dasarnya tidak semua keluh kesah dapat diceritakan kepada semua orang kadang kala aku hanya butuh pundak untuk dipinjam agar dapat menangis sesuka hati dan tanpa ditanya mengapa karena seharusnya sang pemilik pundak telah mengetahui semuanya.

Namun sayangnya hal itupun tidak aku dapatkan kemarin sampai hari ini aku dapat melewati masa itu dengan sendirinya dan berharap bahwa hari berikutnya akan lebih baik dan menemukan sang pemilik pundak kokoh,lebar dan kuat agar dengan mudah aku dapat bersandar kapanpun dan dialah hak milik pribadi yang tidak boleh dibagi.

Yaaahhh setidaknya ada sahabat yang mau menerima telfonku dan mendengarkanku menangis walau tidak menyediakan bahunya untukku peluk namun dia menyediakan telinganya untuk mendengarkan rengekanku dan memberi sedikit penenang.t aku ingin bercerita

Walau aku tidak dapat memberitahu banyak orang tentang perasaan malam itu namun ada satu pria yang ingin sekali ku ceritakan namun sayangnya yaaahh begitulah dia bukan hak milik pribadi dan juga terikat akan banyak hal yang saling berhubungan erat satu dengan yang lainnya.

Walau hubungannya begitu terikat namun setidaknya dia selalu  ada disaat aku ingin bercerita, karena menurutku dia adalah pria pertama yang tidak memandang kesalahan,kekonyolan yang aku lakukan lebih tepatnya dia adalah pria jutek tapi perhatiann...

Rabu, 15 Mei 2019

HIDUPMU HIDUPKU PATUT DI SYUKURI

CORETAN HARI INI GAYYS

Saya amat teramat sangat begitu bersyukur terlahir dikeluarga yang utuh dan berkecukupan walaupun tidak dikatakan kayaba gaimana dengan kalian,,,,?

Yah walaupun mungkin nasib kita  berbeda  namun salah jika kita  menyalahkan sang kuasa karena pada hakikatnya kitalah yang kurang bersyukur dengan nikmat yang telah Allah berikan.Bukanlah tanpa sebab saya berkata demikian karena jika kita menengok kebelakang tentu banyak orang yang ingin berada diposisi kita saat ini walaupun kita sendiri yang merasakan pahitnya menjalani dunia yang keras ini.Namun memang benar mereka ingin diposisi kita namun kita juga ingin diposisi orang lain bukankah begitu,,,,?


   "RUMPUT TETANGGA MEMANG TERLIHAT LEBIH HIJAU"Begitulah ungkapan yang sering kita dengar dan tentunya tepat dengan pembahasan kita pada hari ini sebenarnya untuk menyiasati ungkapan tersebut kita hanya harus bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita apapun itu, baik buruknya harus kita terima dengan lapang dada.Jika baik ya kita patut bersyukur jika buruk ya kita patut ambil hikmahnya saja.Semua yang terjadi dengan kita baik buruk pasti ada dampak dan hikmahnya jadi jika kita ingin dampak  yang baik maka setiap ucapan dan tindakan harus dipikirkan matang-matang jangan terburu-buru mengambil keputusan dan tindakan.


"APA YANG KAU TANAM ITULAH YANG AKAN KAU TUAI NANTI"Ungkapan itu bukankah juga tepat dengan pembahasan kita di atas. Karena apa yang kita lakukan sekarang pasti akan ada dampaknya di masa depan kalau bukan kita yang memanen maka anak cucu kitalah yang memanennya, jadi berhati-hatilah sejak dini ya gayyssKita harus menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari dan juga harus selalu bersyukur dari waktu ke waktu.


Terimaksih kepada orang  tua yang telah mendukung setiap langkah kitaTerimakasih guru-guru yang telah membimbing kita sampai saat iniTerimaksih teman-teman yang selalu ada dan mendukung kita


Jangan lupa berterimakasih kepada para tetangga yang mendukung maupun yang meremehkan kita karena adanya mereka juga sebagai indikator menaikan emosi dan sekaligus penyemangat kita kita untuk membuktikan apa yang mereka pikirkan itu benar ataupun salah.Dengan adanya mereka yang mencemooh biasanya kita membenci  namun lebih bagus jika dijadikan penyemangat saja toh mereka tidak merasakan dan menjalani hidup kitauntuk sosialisasi patutlah saling menjaga tali silaturahmi namun untuk urusan pribadi urusanmu urusanku kamu bukan aku akupun bukan kamu...


SALAM CINTA DAMAI 
BY: LINDA ANITA

Rabu, 24 April 2019

PUISI KEHIDUPAN "REMAJA MERAH MUDA''


PERIODE REMAJA MERAH MUDA



Ramaja adalah kata penuh tantangan
inginkan kehidupan yang berkelanjutan
Hasrat penuh tanda tanya dan ketidak pastian
Jalan hidup seakan baru di janjaki
Butuh banyak bimbingan dan kekuatan

Remaja saat dimana penuh goda
Waktu terasa lama tanpa arah
Pemikiran yang bimbang tanpa tujuan
Keinginan ada namun mulai mempertimbangkan
Pemikiran berkelanjutan yang sedang di canangkan

Remaja dimana diri inginkan kebebasan
tanpa ikatan dan belenggu
Salah dalam satu jalur rusak semua tali
Salah satu dalam tindakan musnah masa depan
Melenceng dari garis awasan hilang kendali

Remaja merasa ingin menang dalam emosi
Merasa kuat dalam berlari dan bermimpi
Tanpa pengalaman dia berfikir
Dapat mendaki lautan,menyebarangi Gunung-gunung
Membelah langit dan berfikir mampu  terbang bak awan

Remaja akan datang pada masanya
Akan berakhir pada jenjangnya
Akan lenyap dalam waktunya
Akan musnah dalam angannya
Akan sirna dalam mimpinya

Remaja mengikat diri dalam ibadah
Menenggelamkan hati dalam keinginan
Menguatkan diri dalam perbuatan
Menantang jalan dengan keringat
Niscaya makmur dan tertuju

Jika kau gunakan hasratmu
Kau hilangkan akalmu
Kau berlakukan diri sewenangmu
Kau akan hancur perlahan pelan 
Kau mati dengan singgungan







by : Linda Anita

Rabu, 17 Oktober 2018

puisi kebebasan

Ku Inginkan Kembali Hidupku





  • Sudah sering di jelaskan semuanya

Tentang apa yang terjadi antara kita
Mengapa hanya aku kambing hitamnya
kau adalah penguasa
penguasa emosi,ego,dan keangkuhanmu sendiri
Jangan libatkan aku dalam permainanmu
Aku yang kini takkan sanggup
 

  • Kau selalu inginkan lebih dari ini

Namun aku tak lagi mampu mengusahakan
Cukup di sini saja aku berusaha
habislah semua apa yang ku inginkan tentangmu
Kini aku inginkan melarikan diri
Kamu bukanlah polisi yang boleh memborgolku


  • Ku butuhkan kebebasanku 

Ku inginkan kembali langkah pastiku
Ku tak lagi milikmu
Hati langkah dan usaha adalah milikku
Tolong kembalikan semuanya
Enyahlah kau dariku
Jauhlah dari pandanganku


  • Berikan kunci borgolmu

Aku akan usahakan hidupku
Dan kau usahakan hidupmu
Mulai dari sekarang
Kita jalani hidup masing-masing
Hidupku hidupmu tak lagi satu


by:Linda Anita

Selasa, 09 Oktober 2018

Harapan tuk hari esok

Hai sobat jumpa lagi sama Mba Linda,,,

Hari ini saya akan bercerita tentang keadaan saya ok yuk mulai

Baru kemarin Minggu sore saya pulang dari RS Sarasati.Saya tiga hari tiga malam di rawat inap disana rasanya benar tidak menyenangkan,saya kembali terkena DBD tapi untungnya sekarang sudah tidak apa apa tinggal kontrol nanti sore semoga hasil kontrolnya bagus ya..
Dan saat ini saya juga sedang dilema karena sudah saatnya saya mempersiapkan untuk keluar dari zona nyaman semoga diberi kemudahan dan juga kekuatan ya amin.Semoga di berikan kelancaran juga di berikan semangat dan keberanian untuk memulai dan mengakhirinya tapi saya sangat suka bekerja menjadi penyiar tapi di sisi lain saya juaga telah merelakan banyak hal untuk mendapat posisi tersebut namun juga tidak mudah untuk mendapatkan posisi saya saaat ini.

Saya saat ini harus bisa merelakan sesuatu tapi kalau boleh memilih saya ingin di RAPENDIKA juga masih bisa di pegang yaaaa entahlah masih buram dan juga dilema saaaat ini saya pokoknya harus berusaha tetaapi juga harus istirahat jadi harus mampu membagi waktu mana yang harus dan mana yang ditinggalkan.Baru kemarin saya ke pasar Pringsewu untuk membeli bahan agar bisa bekerja di kantor desa dan uang gajianpun tak cukup minimal keluar satu juaan katanya sih nantinya mau di ganti atau di anggarkan tetapi sekali lagi masih buram,dan semoga juga tahun depan saya bisa bersekolah kembali alias kuliah agar memiliki pendidikan yang  jauh lebih tinggi namun ya masih buram ang katanya au di anggarkan dari desa.

Tanpa adanya seorang penyemangat saat ini saya masih kuat dan karena sesuai target harus dapatkan yang benar-benar pas dihati dan sangat di nati-nanti ciee penantian.Saya masih sangat semangat untuk menjalani hari yang akan menyenangkan semoga saja,semoga saat ini segera berlalu dan saya bisa menyesuaikan diri dengan keadaan dan lingkungan yang baru .Ya Allah berikan saya kekuatan kesabaran ketabahan kesehatan dan rezeki yang berlimpah berikan saya selalu rasa syukur agar bertambah banyak nikmatmu yang dapat saya rasakan,,

CHAYOOOOOOOO.

Jumat, 28 September 2018

Curhat dengan Orang Asing

Hai sobatku ...

Pernahkaah kamu mengalami saat kamu harus melepaskan apa yang selama ini kamu iginkan dan itu sudah di depan mata dan ternyata harus direlakan untuk hal yang lebih besar namun belum pasti...?
Mungkin seharusnya ada seseorang yang bisa di ajak berkomentar dan memberi semangat entah itu keluarga teman sahabat saudara bahkan kerabat ataupun malah orang asing.
Terkadang curhat itu bisa dengan orang asing tidak harus dengan orang yang kita percaya karena orang yang tak kita kenal akan memberi komentar tanpa harus tau siapa kita sebernya hal tersebut akan memberikan kesan acuh utuknya namun kesan nyaman untuk kita.

   Tak ada salahkan mengeluarkan masalah dalam hidup kita kepada orang asing tentunya tetap harus hati-hati dan waspada ..!
Aku berharap ada orang asing yang dapat ku ajak berbicara saat itu namun sayangnya aku tak menemukan orang tersebut sehingga ku pendam sendiri masalahku dan apa yang membanjiri fikiranku saat itu.
Namun tak lagi hari ini karena untungnya aku mengenal seseorang yang takbegitu dekat yang memberiku saran kata "INTINYA HARUS SABAR DAN IKHLAS NDOK" dan kata-kata itu sampai sekarang masih terus terniang ternyata benar sabar dan ikhlas insyaallah bisa menyelesaikan masalah.

   Mungkin sering ada di kepala kita pertanyaan mengapa selalu ada saja masalah namun gays hidup tak ada masalah berarti tak ada arti dan hikmah benar gak ..?
Terkadang jawaban suatu pertanyaan ada di dalam pertanyaan itu sendiri jadi pahami dulu pertanyaan yang selalu membuatmu bingung baru kau menjawabnya kalau tetap tak ada jawaban bisa mencari orang asing yang bisa di percaya untuk cerita dan mencari solusi .
Solusi tak harus di cari bersama-sama terkadang solusi hadir tanpa diduga.

  Udah kaya jodoh aja yang hadir tak terduga namun siapa tau buatmu yang sedang mencari seseorang contohnya jodoh bisa jadi orang asing yang kau ajak bicara saat ada masalah tersebut adalah jodohmu hidup itu mistri ya gays.
Walaupun sampai sekarang aku belum mengalaminya apalagi mendapat jodoh orang asing tentu saja ku harap semua kan indah pada waktunya

Tetap semangat buat mencari orang asing yang siapa tau bisa di ajak bicara gayss..



Minggu, 10 September 2017

puisi "rumput kering menanti hujan"

 Haus Kehadiran


Walau kehadiranmu yag ku nantikan
Bayangmu yang ku rindukan
Senyummu yang mencerahkan
Belaianmu yang menghangatkan 

Apalah arti diriku ini

Aku hanyalah rumput di atas gurun
Yang terlalu bergharapkan hadirnya hujan 
Hujan yang mampu mengembalikan hidupku
Hidup yang telah lama mati
Kurus kering kerontang

Namun adanya dirimu hanyalah angan 

Hadirnya diriku hanyalah beban
Kau bagaikan hujan
Dan aku hanyalah rumput gersang 

Memanglah pantas aku menantimu

Namun sering kali kau menjauhi
Musim yang tak tentu 
Kan membuatmu menjauhiku


Oh hujan datanglah 

Jangan biarkan angin yang datang
Aku tak bisa menunggu terlalu lama
Aku gersang,kerontang,rapuh tertiup angin..



By:Linda Anita


Kamis, 13 Juli 2017

puisi untuk kekasih di masa depan

 Menunggu Waktu Bersatu

Bawalah aku terbang wahai rembulan
Biarkan aku bebas menikmati awan
Berikan selalu aku kekuatan Tuhan 
Bantu aku selalu agar bertahan
Buatlah aku selalu merasakan kegembiraan

Wahai sang mentari tak sanggupkah kau selalu menerangi jiwaku
Melewati setiap waktumu untukku
Memberikan cahayamu tuk jalanku
memberi seyummu tuk bahagiakan hariku

Apa yang sanggup aku perbuat
Apa yang mampu aku ciptakan
Apa yang dapat aku lakukan
Apa yang bisa  aku banggakan
Apa  apa apa apa...

Hati ini serasa sendiri
Tak ada tempat menepi
Tak ada tempat mengadu,bersandar bahkan berserah diri
Hati ini terasa sepi tanpa ada kau menemani

Aku tau di dalam kegelapan kau ada
Memperhatikan tingkah lakuku
menangis dalam sedihku
tertawa dalam bahagiaku
Namun kau tak sanggup menampakan raga 
Kau terbelenggu suatu janji jumpa 

Wahai kekasih yang belum ku temukan
Jaga hatimu untukku
Baik baiklah menungguku
Sampai waktu yang kan mempersatu..


Rabu, 12 Juli 2017

LEBIH ENAK MENGEJAR DARIPADA DIKEJAR

Mengapa saya mengambil judul di atas itu semua karena memang kepribadian saya seperti itu yaitu merasa risih di kejar kejar banyak pria,menurut saya lebih nyaman memperjuangkan dia dari pada harus menerima dengan suka rela.
Memang aneh sih tapi itulah saya ,saya yang tidak menyukai pria yang agresif baru liat sekali sudah suka,baru ngobrol sebentar sudah katakan cinta,giliran di kasih lampu merah langsung merana.

Di kejar  oleh pria itu akan menimbulkan rasa tertekan,lelah dan letih namun apabila mengejar seorang pria tentu di hati sudah ada rasa sehingga akan memperjuangkannya dengan caranya tersendiri.Mungkin ada yang bilang bahwa lebih enak menerima dia yang tulus mencintaimu dari pada harus memperjuangkan dia yang tak menganggapmu namun yang namanya perjuangan walaupun tidak di anggap tetap saja beraarti bagipejuangnya.

Bukankah lebih bangga apabila yang kita inginkan tercapi dengan jerih payah diri sendiri kata-kata itu tidak hanya berlaku untuk pekerjaan ataupun profesi saja namun dalam kamus cinta hal tersebut juga berlaku.Ya walaupun mungkin saja sang pria merasakan hal yang sama yaitu merasa tertekan dikejar wanita,namun yang namanya wanita akan memiliki cara tersendiri agar dapat memperoleh perhatiannya tanpa dia sadari dan tanpa membuatnya merasa tertekan itulah bedanya wanita dan pria.

Mungkin ada cinta pada pandangan pertama namun yang namanya pengenalan,pendalaman itu harus karena tanpa itu semua sebuah hubungan tak akan kuat ikatannya.Apabila pengejaran tewrsebut berhasil yaa Alhamdulillah namun jika tidak berhasil yaa di sukurilah namya juga berjuang tak selamanya perjuangan itu akan menghasilkan buah yang manis namun ada lagu yang mengatakan bahwa "setidaknya diriku pernah berjuang".Dan lagu itu pula yang mengajarkan kewpada saya bahwa segala sesuatu harus di perjuangkan walaupun entah apakah hasilnya sesuai yang di inginkan atau tidak.

Harus mampu memperjuangkan jangan hanya mau diperjuangkan...!

Selasa, 11 Juli 2017

JOMBLO

Ada kalanya saat kita sendiri tak memiki pasangan di saat itulah momen yang begitu indah karena akan merasakan yang namanya kebebasan tanpa ada ikatan,tanggung jawab,janji,bahkan kata setia.
Sebenarnya jomblo itu bukanlah status yang begitu buruk gan ambil saja sisi positifnya seandainya memiliki pasanganpun seharusnya pasangan yang sah di mata hukum dan agama,kalau hanya pasangan di masa muda alias pacaran maka itu tak akan bertahan lama apalagi jika hubungan tersebut bukanlah sutu hubungan yang serius dan memili tujuan yang jelas.

Jomblo bukanlah suatu status yang harus di takuti apalagi membuat galau karena dengan menyandang status sebagai jomblo maka kita dapat memilah milih manakah pasangan yang cocok untuk kita dan mampu menjaga kita di masa yang akan datang.Namun apabila kita masih berada pada usia muda alias ABG Anak Baru Gede biasa di bilang ABABIL ABG Labil hahah jomblo akan menjadi ,masalah yang begitu  menyiksa karena di anggap kurang gaul,cupu,gak laku dll padahal semua itu adalah persepsi yang salah bahkan salah besar karena di usia muda adalah saatnya meniti dan memulai tergapainya cita-cita.

Namun berbeda dengan remaja yang memiliki pola fikir dewasa dia akan cenderung menahan rasa keingintahuannya karena terhalang angan anngan yang begitu kuat,memang benar saat remaja adalah saat-saat dimana yang namanya rasa keingin tahuan akan hal itu masih berada pada puncaknya sehingga tidak jarang anak remaja terjerumus kedalam jurang kegelapan sebelum mampu menggapai cita-cita dan angan-angan,namun bukan berarti orang yang sudah mampu menggapai cita-cita boleh terjerumus ke dalam jurang kegelapan.

Percayalah wahai anak muda jodoh pasti bertemu...
Tak kenal maka taaruf...
SO jangan galau dengan status JOMBLO...OK

Kamis, 18 Mei 2017

GAJIAN PERTAMA

...
Dapat yang namanya gaji pertama itu sangat-sangat menyenangkan karena hal inilah yang d tunggu-tunggu selama sebulan kerja.
Saya sangat bangga dan juga genbira karena dengan saya mendapatkan uang sendiri berarti untuk lebaran tahun ini saya bisa beli kebutuhan untuk saya sendiri tanpa harus meminta di belikan oleh orang tua.
Ya walaupun gaji pertama tidak seberapa tapi itu sangatlah berarti karena di dapatkan dengan hasil kerja keras dan perjuangan pribadi.

   Dan yang saya lakukan dengan gaji pertama saya adalah:
  • Di tabung
  • Kasih ke mama sebagin
  • Kasih ke adik
Untuk gaji yang akan datang tetap akan saya tabung buat bekal nanti dan buat rencana untuk kuliah di tahun depan karena tahu sendiri di jaman sekarang pendidikan sangat penting dan biayanya pun begitu mahal tetapi apabila dapat membunyai uang sendiri walau tidak seberapa setidaknya saya mampu membantu meringankan beban orang tua walau hanya sedikit .

Sungguh kebahagiaan yang tak ternilai dengan gaji pertama ini waaaawww sungguh luar biasa dan seperti tidak bisa percaya bahwa saya mampu menghasilkan uang dan diterima kerja di suatu tempat dan ternyata saya masih memiliki kemampuan yang dapat di pergunakan yaitu kemampuan berbicara.
Kira kira kalian tahu tidak tentang pekerjaan saya yang tidak membutuhkan tenaga tetapi menggunakan suara kira-kira apakah itu....?
Tunggu episode selanjutnya........

Selasa, 02 Mei 2017

Linda Anita: Akhir Dari CInta Meminta Dari Dukun

Linda Anita: Akhir Dari CInta Meminta Dari Dukun: ...Tak ada lagi kata maaf baginya yang telah mencoba mengancam kehidupan keluargaku walau dia membawa jampi jampi dari langit pun aku tidak ...

puisi sang mentari

 Sayu Sendu

Walau mentari tak kunjung menyapa pagi
Walau bias sinarnya tak kunjung halau embun
Walau sayu dingin tetap menusuk tulang
Walau debu tak kunjung hilang
Walau waktu telah berganti datang

Namun mentari tak tetap berdiam diri
Namun cahaya kan selalu halau kegelapan
Namun pagi tetapkan musnah
Namun polusi tetap kan abadi
Namun detik kan selalu terkenang

Wahai mentari sambutlah hidup baruku
Wahai sinar berilah penerangan tuk jiwaku
Wahai pagi berikan aku cerita baru
Wahai debu polusi jadi saksi
Wahai denting jadikan aku berharga

Aku yang selalu sendiri
Berdiam dalam sunyi sepi
Merajuk dalam duka nestapa
Menangis di dalam derita lara

Aku butuh tangan sang penolong
Kasih sang penentu jalan
Sayang yang tak hilang
Cinta yang tak lapuk dalam usia
Waktu yang selalu berharga


cipt:Linda Anita

Senin, 01 Mei 2017

Akhir Dari CInta Meminta Dari Dukun

...Tak ada lagi kata maaf baginya yang telah mencoba mengancam kehidupan keluargaku walau dia membawa jampi jampi dari langit pun aku tidak akan sudi lagi tuk kembali dengannya karena aku mersa dia bukanlah lelaki yang baik yang dapat aku perjuangkan.
Dia ibarat bom atom yang siap siaga meledak kapan saja dan aku sangat takut menghadapi sikap,tingkah,tutur kata dan perbuatannya .Cukup sekali saja aku memaafkan dan memberinya kesempatan kedua sekarang tak ada lagi benar benar tak ada kesempatan ketiga baginya yang telah sangat mengusik ketentraman kehidupan keluargaku

Dirinya tak lagi berharga bagiku tolonglahh ya Alloh jauhkan pria itu dari kehidupan keluargaku aku bosan aku lelah harus berusa menjauhinya.Sebenarnya berulang kali aku berusa tuk menjauh namun aku takut akan resiko yang akan terjadi jadi aku mengulur waktu.
Namun sekarang aku tak lagi ada kesabaran untuknya ,sebenarnya hanya masalah sepele yang membuat seperti ini namun inilah kesempatan yag aku tunggu untuk meninggalkannya.
Aku telah berusaha untuk menerima kekurangannya namun aku tak bisa entah mengapa hal itu terjadi namun akupun tak mengerti tentang diriku sendiri.

Mengapa....? hanya kata itu
Mengapa dulu aku menerimanya apa karena ada campur tangan dari seorang para normal ...?entahlahh tapi aku benar benarr bosann dan tak karuan
ya Alloh tunjukanlah jalan terbaikmu untukku aku memohon..

Rabu, 26 April 2017

Tradisi Ma’nene di Tana Toraja

Menyeramkan! Tradisi Ma’nene di Tana Toraja!



Gambar dimuat di http://liluku.blogspot.com/ 

Di Tana Toraja ada sebuah ritual atau kebiasaan dalam prosesi pemakaman. Cukup unik dan, mungkin menyeramkan karena mayat yang telah disemayamkan bertahun-tahun di sebuah tebing tinggi dan kuburan batu, tiba-tiba jasadnya bangkit…
Mayat itu kemudian berjalan mencari rumahnya. Setiba di rumah, dia akan tidur lagi. Cerita mayat berjalan ini sudah dikenal masyarakat Toraja sejak jaman leluhur. Hingga kini ritual tersebut masih ada dan bisa dilihat dengan mata telanjang.
Kabut tipis menyelimuti pegunungan Balla, Kecamatan Baruppu, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Di tengah balai-balai rumah, warga menggelar sebuah ritual. Mereka menyebutnya: Ma’nene. Sebuah ritual untuk mengenang leluhur, saudara dan handai taulan yang sudah meninggal. Dari sinilah misteri budaya Tana Toraja terkuak.
Seorang wanita tua terlihat dikelilingi warga. Semua orang memandang serius. Siapa wanita itu? Entahlah. Dilihat dari belakang, dia usianya kira-kira 60-70 tahun. Sangat tua. Rambutnya tergerai dengan lebat. Rambutnya sudah ditumbuhi uban. Dia sama sekali tidak bergerak. Kedua tangannya disilangkan ke depan. Wanita tua itu mengenakan pakaian kegemarannya: warna biru.
Seluruh kulitnya terlihat kusut. Ada warna putih kecoklat-coklatan. Kelihatannya dulu dia pernah mengalami kebakaran sehingga kulitnya menjadi begitu. Yang aneh, meski dikelilingi puluhan orang, wanita itu tetap tak bergeming. Mematung. Tidak menoleh atau berbicara. Setelah didekati, alamak, ternyata dia adalah sesosok mayat!

 


Ma’nene, begitu kata orang Toraja. Apa itu? Itu adalah mayat yang telah diawetkan. Bagi masyarakat Toraja, kematian adalah sesuatu yang disakralkan. Bagi mereka, kematian harus dihormati. Mereka yang mati biasanya diletakkan di dalam gua. Selama bertahun-tahun didiamkan di sana.
Nah, mayat tadi, adalah mayat seorang ibu sekaligus nenek yang telah meninggal selama bertahun-tahun. Tapi anehnya, mayat tersebut masih utuh. Apakah dia dibalsem? Tidak. Kisah tentang mayat utuh ini sudah ada sejak tahun 1905.
Mayat-mayat utuh tersebut pertama ditemukan di sebuah gua di Desa Sillanang. Saat ditemukan mayat tersebut tidak busuk, pun sampai sekarang. Uniknya, mayat untuh itu tidak dibalsem maupun diberi ramuan. Alami.
Menurut anak ketua adat setempat, kemungkinan ada semacam zat di gua itu yang khasiatnya bisa mengawetkan mayat manusia. “Kalau saja ada ahli geologi dan kimia yang mau membuang waktu menyelidiki tempat itu, sepertinya teka teki gua Sillanang dapat dipecahkan,” katanya.

Awal Mula Tradisi Ma’nene

Gambar dimuat di http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/
 

Kisah Ma`nene bermula dari seorang pemburu binatang bernama Pong Rumasek, ratusan tahun lampau. Ketika itu, dirinya berburu hingga masuk kawasan hutan pegunungan Balla. Dikisahkan di tengah perburuan, Pong Rumasek, warga Toraja, menemukan jasad seseorang yang meninggal dunia. Jasad itu tergeletak di tengah jalan di dalam hutan lebat. Kondisinya mengenaskan.
Tubuhnya tinggal tulang belulang. Hati Pong Rumasek tergugah. Ia ingi merawatnya. Jasad itu dibungkus dengan baju yang dipakainya. Setelah dirasa aman, Pong Rumasek kemudian melanjutkan perburuannya.
Sejak kejadian itu, setiap kali Pong mengincar binatang buruan, dia selalu mudah mendapatkannya, termasuk buah-buahan di hutan. Kejadian aneh kembali terulang ketika Pong Rumasek pulang ke rumah. Tanaman pertanian yang ditinggalkan, tiba-tiba panen lebih cepat dari waktunya. Bahkan, hasilnya berlimpah.
Sejak itu, setiap kali berburu ke hutan, Pong selalu menemui arwah orang mati yang pernah dirawatnya. Bahkan, arwah tersebut sering diajak berburu menggiring binatang.
Pong Rumasek pun berkesimpulan bahwa jasad orang yang meninggal dunia harus tetap dimuliakan, meski itu hanya tinggal tulang belulangnya. Maka dari itu, setiap tahun sekali sehabis panen besar di bulan Agustus, setiap penduduk Baruppu selalu mengadakan Ma`nene, upacara pemakaman untuk menghormati leluhur, tak lain mendiang Pong Rumasek.
Bagi masyarakat Baruppu, ritual Ma`nene juga dimaknai sebagai perekat kekerabatan di antara mereka. Bahkan Ma`nene menjadi aturan adat yang tak tertulis yang selalu dipatuhi setiap warga.
Ketika salah satu pasangan suami istri meninggal dunia, maka pasangan yang ditinggal mati tak boleh kawin lagi sebelum mengadakan Ma`nene. Mereka menganggap sebelum melaksanakan ritual Ma`nene, status mereka masih dianggap pasangan suami istri yang sah. Tapi, jika sudah melakukan Ma`nene, maka pasangan yang masih hidup dianggap sudah bujangan dan berhak untuk kawin lagi.
Ritual Ma`nene sendiri dilakukan setiap tahun sekali. Ini merupakan satu-satunya warisan leluhur yang masih dipertahankan secara rutin hingga kini. Kesetiaan mereka terhadap amanah leluhur melekat pada setiap warga desa.
Penduduk Desa Baruppu percaya jika ketentuan adat yang diwariskan dilanggar maka akan datang musibah yang melanda seisi desa. Misalnya, gagal panen atau salah satu keluarga akan menderita sakit berkepanjangan.
Dalam bahasa Bugis, Toraja diartikan sebagai orang yang berdiam di negeri atas atau pegunungan. Namun, masyarakat Toraja sendiri lebih menyukai dirinya disebut sebagai orang Maraya atau orang keturunan bangsawan yang bernama Sawerigading.
Berbeda dengan orang Toraja pada umumnya, masyarakat Baruppu lebih mengenal asal usulnya dari Ta`dung Langit atau yang datang dari awan.
Lama kelamaan Ta`dung Langit yang menyamar sebagai pemburu ini menetap di kawasan hutan Baruppu dan kawin dengan Dewi Kesuburan Bumi. Karena itu, sering terlihat ketika orang Toraja meninggal dunia, mayatnya selalu dikuburkan di liang batu.
Tradisi tersebut erat kaitannya dengan konsep hidup masyarakat Toraja bahwa leluhurnya yang suci berasal dari langit dan bumi. Maka, tak semestinya orang yang meninggal dunia, jasadnya dikuburkan dalam tanah. Bagi mereka hal itu akan merusak kesucian bumi yang berakibat pada kesuburan bumi.
Seperti yang dilakukan keluarga besar Tumonglo. Bagi keluarga Tumonglo, ritual Ma`nene adalah sakral dan wajib dilakukan. Sejak pagi, keluarga ini sudah disibukkan serangkaian kegiatan ritual yang diawali dengan memotong kerbau dan babi. Bagi keluarga Tumonglo maupun sebagian besar masyarakat Toraja lainnya pesta adalah bagian yang tak terpisahkan setiap kali menghormati orang yang akan menuju nirwana. Meski mereka sudah banyak yang menganut agama-agama samawi, adat dan tradisi yang diwariskan para leluhurnya ini tak mudah ditinggalkan.
Kini, tiba saatnya keluarga Tumonglo menjalani ritual inti dari Ma`nene. Di bawah kuburan tebing batu Tunuan keluarga ini berkumpul menunggu peti jenazah nenek Biu–leluhur keluarga Tumonglo yang meninggal dunia setahun lalu–diturunkan.
Tak jauh dari tebing, kaum lelaki saling bergandengan tangan membentuk lingkaran sambil melantunkan Ma`badong. Sebuah gerak dan lagu yang melambangkan ratapan kesedihan mengenang jasa mendiang yang telah wafat sekaligus memberi semangat pada keluarga almarhum.
Bersamaan dengan itu, peti jenazahpun mulai diturunkan dari lubang batu secara perlahan-lahan. Peti kusam itu berisi jasad nenek Biu. Keluarga Tumonglo mempercayai bahwa ada kehidupan kekal setelah kematian. Sejatinya kematian bukanlah akhir dari segala risalah kehidupan. Karena itu, menjadi kewajiban bagi setiap keluarga untuk mengenang dan merawat jasad leluhurnya meski sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Ilustrasi dimuat di http://oppungmulajadi.blogspot.com/

Dalam ritual ini, jasad orang mati dikeluarkan kembali dari tempatnya. Kemudian, mayat tersebut dibungkus ulang dengan lembaran kain baru oleh masing-masing anak cucunya.
Di desa Bu`buk, suasananya tak jauh beda dengan desa lainnya di Kecamatan Baruppu. Di tempat ini keluarga besar Johanes Kiding juga akan melakukan Ma`nene terhadap leluhurnya Ne`kiding. Sebelum ke kuburan, masyarakat dan handai taulan berkumpul di pelataran desa di bawah deretan rumah tradisional khas Toraja, Tongkonan.

 

Namun, kuburan yang dituju bukan liang batu seperti umumnya, melainkan Patane, semacam kuburan batu atau rumah kecil yang digunakan untuk menyimpan jasad para leluhur mereka.
Acara dilanjutkan dengan membuka dua peti yang berisi jasad leluhur. Mayat yang sudah meninggal setahun yang lalu itu dibungkus ulang dengan kain baru. Perlakuan itu diyakini atas rasa hormat mereka pada leluhur semasa hidup. Mereka yakin arwah leluhur masih ada untuk memberi kebaikan.
Dalam setiap Ma`nene, jasad orang yang meninggal pantang diletakkan di dasar tanah. Karena itu, para sanak keluarga selalu menjaganya dengan memangku jasad leluhurnya. Tak ayal, tangis kepiluan kembali merebak. Mereka meratapi leluhurnya sambil menyebut-nyebut namanya. Jasad yang sudah dibungkus kain baru pun dimasukkan kembali ke dalam rumah patane. Kini, keluarga Johanes pun telah selesai melaksanakan amanah leluhur.
Mayat-mayat yang dimakamkan di kuburan tebing atau kuburan batu (patane)–setelah bertahun-tahun berlalu–kemudian diangkat dan dikeluarkan. Di situ para kerabat keluarga akan menangis. Tapi ada tradisi kuno yang dilakukan warga Toraja, selain mengeluarkan mayat, mereka juga membangkitkan mayat. Lebih unik lagi, mayat tersebut bisa disuruh berjalan pulang ke rumah. Hii…ngeri.
Yah, inilah fakta yang terjadi di Tana Toraja. Dan, mungkin hanya ada di tempat ini. Jika selama ini mayat berjalan hanya bisa ditonton di film-film yang tidak nyata, maka tradisi mayat berjalan di Tanah Toraja benar-benar ada di depan mata dan sangat nyata.
Cerita mengenai mayat berjalan banyak versinya. Versi yang pertama menyebutkan, dulu, ratusan tahun sebelumnya pernah terjadi perang saudara di Tana Toraja. Perang itu melibatkan orang-orang Toraja Barat dan Toraja Timur.
Dalam peperangan tersebut, Toraja Barat kalah telak. Sebagian besar tewas. Tetapi pada saat akan pulang kampung, seluruh mayat Toraja Barat bangkit dari kematin. Dan, berjalan. Sedang orang Toraja Timur, walaupun hanya sedikit yang tewas, mereka tetap menggotong mayat saudara mereka yang mati. Perang itu dianggap seri.
Sementara versi kedua, mayat berjalan kaku dan agak tersentak-sentak itu sebenarnya sudah mengakar dari kehidupan masa lalu. Dulu, orang-orang Toraja biasa menjelajah daerah-daerah yang bergunung-gunung. Di sana banyak ceruk. Dan kemana-mana mereka hanya dengan berjalan kaki.
“Dari zaman purba sampai sekarang tetap begitu. Mereka tidak mengenal pedati, delman, gerobak atau semacamnya. Dalam perjalanan itu, banyak dari mereka yang jatuh sakit dan mati,” cerita warga setempat.
Nah, supaya mayat tidak sampai ditinggal di daerah yang tidak dikenal (orang Toraja sangat menghormati roh orang mati), maka dengan satu ilmu gaib (semacam hipnotis), mayat-mayat itu kemudian dapat berjalan pulang. Cara demikian dilakukan supaya mayat tidak menyusahkan manusia lain. Sebab akan sangat tidak mungkin menggotong terus-menerus jenazah sepanjang perjalanan yang makan waktu berhari-hari. Mayat berjalan itu baru berhenti bila ia sudah meletakkan badannya di dalam rumahnya sendiri.
Kendati demikian masih ada satu pantangan, yakni mayat yang berjalan tidak boleh disentuh. Kalau disentuh, hipnotisnya hilang.
Pada keturunan selanjutnya, orang-orang Toraja sering menguburkan mayatnya dengan cara mayat tersebut berjalan sendiri ke liang kuburnya. Begitu pula saat mereka ingin pulang atau dikangeni keluarganya. Di rumah, memang telah disediakan satu tempat khusus untuk mayat-mayat tersebut. Bila mereka (mayat) pulang, mereka bisa menghuni rumah itu. Setiba di rumah mereka akan tidur lagi. Tapi jika mau kembali ke rumah sebelumnya, yakni patane, mereka akan berjalan lagi.
Fenomena mayat berjalan juga dituturkan, Ardiansyah (28), warga asli Tanah Toraja. Dia mengaku pernah pernah menyaksikan sendiri dengan mata telanjang, ada mayat berjalan sendiri.
“Kejadiannya sekitar tahun 1992. Waktu itu saya baru kelas 3 SD. Pada saat itu di desa saya ada seorang bernama Pongbarrak yang ibunya meninggal. Seperti adat orang Toraja, sang mayat tidak langsung dikuburkan tetapi masih harus melalui prosesi adat rambu solo atau penguburan,” jelas Ardiansyah.
Setelah mayat dimandikan, lanjut Ardiansyah, mayat itu kemudian diletakkan di tempat tidur dalam sebuah kamar khusus sebelum dimasukkan ke peti jenasah. Pada malam ketiga, seluruh keluarga berkumpul untuk membicarakan bagaimana prosesi pemakaman yang akan dilaksanakan nanti.
“Saat itu saya duduk di teras rumah, tiba-tiba ada kegaduhan dalam rumah. Semua ibu-ibu berteriak. Karena penasaran, saya berusaha melongok ke dalam rumah. Dan astaga, mayat ibu Pngbarrak berjalan keluar dari kamar,” kenang Ardiansyah.
Ardiansyah menceritakan, saat itu dia dan temannya kontan berteriak histeris. Saking takutnya mereka langsung berlari menuruni tangga.
“Saya berlari dan mendapatkan ayah saya sambil berteriak histeris. Setelah itu saya langsung dibawa pulang ke rumah dan saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya,” cerita Ardiansyah yang mengaku baru pertama kali melihat mayat berjalan.
Keesokan harinya, kejadian tersebut membuat seluruh warga heboh. Dan informasi yang diperoleh Ardiansyah, Pongbarrak sengaja melakukan ritual tersebut karena dia ingin menghormati ibunya. Cuma pada malam itu, dia tidak ingin memindahkan ibunya. Pongbarrak cuma berusaha mempraktekkan ilmunya. Sebab konon, jika sang ibu sudah berada di kuburan batu, sewaktu-waktu dia akan menarik ibunya kembali untuk diajak pulang. Tentunya dengan cara berjalan sendiri.
Pada zaman sekarang, diakui Ardiansyah, memang hal itu nyaris tidak pernah terjadi, kecuali orang-orang Toraja yang berada di pedalaman. “Generasi muda seperti saya, malah tidak tahu soal itu. Yang kami tahu, kalau orang mati itu akan diletakkan di kuburan batu. Mereka bisa awet hingga bertahun-tahun,” jelas Ardiansyah yang mengaku pernah memakamkan keluarganya di kuburan batu.
Cuma, yang dibingungi Ardiansyah, adalah mayat berjalan. Menurutnya tradisi itu bukan sembarangan dilakukan oleh orang Tanah Toraja. Mereka yang bisa melakukan itu sebelumnya memiliki ilmu tertentu yang diturunkan dari guru-gurunya atau sesepuh adat.
“Itu ilmu kuno. Di jaman sekarang tak banyak orang bisa melakukan itu,” kata Ardiansyah.
Ardiansyah menambahkan, dia dulunya juga pernah diajari kakeknya. Tapi karena membangkitkan mayat dirasa ngeri, maka dia urung mempelajari ilmu tersebut.
Biasanya, orang yang memiliki ilmu membangkitkan orang mati, mereka awalnya mempraktekkan pada binatang seperti ayam atau kerbau yang diadu dalam keadaan leher terputus.
“Binatang seperti kerbau yang sudah dipotong kepalanya dan dikuliti habis pun, jika diberi mantera-mantera atau ilmu gaib Tanah Toraja, mereka masih bisa dibuat berdiri dan berlari kencang, mengamuk ke sana sini,” kutip Ardiansyah yang mengaku bangga dengan adat leluhurnya.
Meski begitu, tradisi Tanah Toraja menjalankan mayat dari rante (tempat persemayaman) ke patane, diakui Ardiansyah, hanya bisa dilakukan oleh masyarakat Toraja. Mayat-mayat tersebut dapat berjalan karena doa-doa yang dipanjatkan ke leluhur dan arwah almarhum.
Sayang, ritual ini perlahan mulai ditinggalkan. Sebab masyarakat Toraja telah banyak yang memeluk agama samawi. “Ritual Ma’nene sebenarnya tidak hilang, cuma jarang dipakai saja. Tapi bila mau masuk ke pelosok desa, ritual mayat berjalan masih tetap dijalankan. Sebab warga Toraja masih percaya dengan hal-hal mistik dan karena mereka ingin menjaga kekhasan budaya leluhur agar tidak hilang.

Jumat, 14 April 2017

7 modus penipuan terbaru di jalan raya

1. Pura-pura ribut

 ribut di jalan
Kalau curiga orang cuma ribut pura-pura, keluarin aja HP, pencet aplikasi video, terus teriak “Action!”. Kalau berani…

Jika ketemu orang ribut di jalan yang sepi malam-malam, mending ga usah digubris. Takutnya itu adalah modus buat merampok pengendara yang berhenti buat misahin mereka. Sebab, sudah ada beberapa kejadian seperti itu.

Sindikat ini biasanya pakai mobil dan motor. Sopir mobil dan motor bakal terlihat adu argumentasi sampai memaki-maki dan adu jotos buat menarik perhatian pengendara lain. Setelah ada pengendara yang coba misahin, turun 2-3 orang dari belakang mobil sambil bawa senjata.

Akhirnya, kendaraan orang yang misahin kericuhan itu diambil orang-orang tersebut. Kalau sudah ditodong senjata, ya hanya bisa pasrah orang itu nyerahin kendaraannya. Daripada nyawanya melayang.

2. Jatuhin cek

 modus penipuan cek jatuh
Hari gini jatuhin cek? Jatuhin duit cash dong

Ini terhitung modus baru penipuan di jalanan. Kalau kamu menemukan amplop berisi cek senilai ratusan juta atau bahkan miliarn rupiah, jangan senang dulu. Bisa saja itu cek palsu yang dipakai penipu buat menjebak calon korbannya.

Penipu yang pakai modus ini sengaja membuang amplop berisi cek dengan surat yang dilengkapi nama dan nomor teleponnya. Ketika orang menemukan amplop ini, pasti dia berusaha menghubungi nomor telepon di surat itu. Nah, saat itulah si penipu beraksi.

Dia bakal menjanjikan sejumlah duit imbalan kepada orang yang menemukan cek itu. Tapi, ada syaratnya. Dia akan meminta detail rekening si penemu cek, misalnya bank, nomor rekening, sampai jumlah duit di rekening dan PIN ATM.

Sepertinya si penipu pakai ilmu gendam via telepon. Korbannya biasanya nurut-nurut saja dituntun ke ATM untuk disuruh mentransfer duit ke rekening si penipu. Kalau nemu cek semacam ini dan setelah menelepon ternyata disuruh macam-macam, langsung tutup saja teleponnya.

3. Rem berasap

Rem berasapKalau diteriakin rem berasap, jawab aja “Iya, Pak, lagi fogging demam berdarah.”

Kalau penipuan dengan modus rem berasap banyak  terjadi di wilayah dataran tinggi, terutama Puncak, Bogor. Modus ini banyak menimpa pengendara mobil yang tengah menuju Puncak. Biasanya pengendara ini baru sekali ke Puncak, jadi pengalamannya minim.

Penipu yang pakai modus ini adalah pengelola bengkel di Puncak. Mereka beraksi dengan menyiramkan air sabun ke knalpot yang menimbulkan asap. Saat ada asap, akan muncul pengendara motor yang mengingatkan sopir mobil itu bahwa remnya mengeluarkan asap, padahal asap keluar dari bagian knalpot.

Setelah sopir menepi, pengendara motor itu pura-pura membantu tapi ujungnya bilang, “Wah, harus diganti ini udah rusak.” Terus sopir mobil bakal dibimbing ke bengkel terdekat dan digetok dengan harga mahal untuk sebuah spare part yang belum tentu asli juga.

Modus ini sudah lazim terjadi di Puncak. Jadi kalau ketemu orang teriak-teriak remnya rusak atau apa pun, cuekin saja. Bilang saja kamu sudah punya asuransi mobil yang akan mengurus semuanya biar dia ga terus mengikuti.

4. Sengaja nyenggol

Sengaja nyenggolOrang kok suka senggol-senggolan. Pas kecil gak pernah main bom bom car kali ya

Modus sengaja nyenggol ini dilakukan pengendara motor secara berkomplot. Biasanya mereka menyasar pengemudi mobil perempuan, karena dianggap lebih gampang diperdaya.

Modus ini dijalankan pertama-tama oleh seorang pemotor yang sengaja nyenggol mobil calon korbannya kemudian ngotot minta ganti rugi. Dia bakal mengaduh kesakitan dan beralasan kakinya dulu pernah dioperasi.  Dia juga mengancam akan membawa kasus itu ke polisi.

Kalau pengemudi mobil kukuh ga mau ganti rugi, bakal datang 2-3 temannya yang mengaku sebagai saksi kecelakaan itu. Mereka bakal menakut-nakuti si sopir agar membayar ganti rugi saja daripada nombok di polisi. Mereka juga ikut menuding bahwa si sopirlah yang salah.

Jika mengalami kejadian seperti ini, jawab saja tantangan si pemotor buat bawa kasus ini ke polisi. Kalau kamu merasa benar dan surat-surat lengkap, tantang balik dia untuk saat itu juga ke polisi. Dia pasti jiper dan memilih ngibrit meninggalkan TKP.

5. Debt collector gadungan

Debt collector gadunganDuh, Indonesia. Debt collector aja dipalsuin coba

Kasus debt collector gadungan ini sering menimpa orang yang membeli sepeda motor dengan cara kredit. Komplotan mata elang itu biasanya memiliki akses ke data kredit leasing tertentu. [Baca: Siasat Jitu Menghindari Mata Elang]

Modusnya, mereka terdiri atas 5-6 orang bergerombol di pinggir jalan sambil pegang handphone communicator zaman dulu. Mereka tampak seperti mengecek pelat nomor setiap kendaraan yang lewat. Setelah nemu pengendara yang berpotensi jadi korban, mereka langsung tancap gas.

Empat orang dengan sepeda motor tanpa pelat di belakang bakal memepet si korban dan memberhentikannya. Kemudian mereka akan menginterogasi korban dan menyatakan kredit motor itu bermasalah, walau si korban beli motor dengan cara cash sekalipun.

Ujungnya adalah mereka bakal memaksa menyelesaikan masalah ini di “kantor”. Lalu salah satu di antara mereka akan membawa motor korban dan ngacir ke kantor yang entah berada di mana, sementara korban ditinggal sendirian.

Kalau ketemu kasus kayak gini, jangan kabur karena bakal dikejar mereka. Berhenti saja di tempat yang ramai dan langsung masukkan kunci motor ke saku. Tanggapi santai pertanyaan-pertanyaan mereka dan minta bukti bahwa motor itu bermasalah.

6. Jual barang di jalan

penipuan jual barang di jalanOrang kok jual barang di jalan. Sekarang kan zamannya belanja online

Modus ini dilakukan oleh satu orang di jalan yang memasang tampang minta dikasihani. Dia akan menawarkan barangnya, seperti arloji atau handphone, kepada pejalan kaki yang ditemui dengan alasan tak punya ongkos pulang.

Dia bakal menggunakan dalih macam-macam, seperti habis dijambret. Ujungnya, dia meminta barangnya dibeli dengan harga jauuuh di bawah harga pasar. Misalnya hape Samsung Galaxy Young dihargai Rp 100 ribu.

Saat dicek, hape ini terlihat meyakinkan, asli. Tapi begitu sudah deal, dia akan meminta izin melepas SIM card tapi dengan triknya menukar hape itu dengan hape replika yang udah disiapkan di tas atau kantong.

Bila ketemu orang semacam ini di jalan, simpan dulu rasa kasihan kita. Kalau omongannya sudah menjurus ke modus di atas, bilang saja, “Maaf, saya sudah tahu,” lalu kabur.

7. Nenek kehabisan ongkos

Nenek kehabisan ongkosMama yang suka minta pulsa pas jadi nenek-nenek suka keabisan ongkos

Modus yang satu ini mirip dengan modus jual barang, hanya pelakunya biasanya nenek-nenek renta. Dia biasanya beraksi di jalanan atau angkutan umum.

Pertama-tama, dia bakal menegur orang di jalan lalu bertanya alamat. Kemudian dia mengeluh mencari alamat orang ga ketemu-ketemu sampai kehabisan ongkos. Ujungnya, “Kalau ada duit seikhlasnya, Nak, buat nenek pulang ke (menyebut nama daerah yang jauh dari TKP)”.

Kalau terjadi di angkutan umum, Metro Mini, misalnya, si nenek bakal beraksi dari kursi belakang lalu berpindah-pindah sampai kursi depan. Kepada setiap penumpang dia akan menceritakan kisah sedihnya itu agar mendapat duit.

Memang, tak semua yang mengaku kehabisan ongkos di jalan adalah penipu. Tapi kalau modusnya sudah mirip kayak di atas, kita pantas curiga. Kalau mau bersedekah, mending yang pasti-pasti saja, seperti ke panti asuhan atau panti jompo.


Selain ketujuh modus penipuan di jalanan di atas, mungkin ada modus lain yang belum begitu populer sehingga belum terdeteksi masyarakat. Ketika berada di jalanan, kita wajib selalu waspada karena ancaman bahaya selalu ada.